Tiket VVIP dan Festival Linkin Park Sold Out


http://klimg.com/kapanlagi.com/p/headline/476x238/0000372317.jpg

Gelontoran dana hingga jutaan dolar telah disiapkan promotor kedatangan Linkin Park guna menggelar konser yang apik pada tanggal 21 September 2011 mendatang. Dana tersebut terutama untuk mendatangkan sound system terbaru yang bakal memanjakan telinga 20 ribu penonton di Gelora Bung Karno.

"Sound system teranyar keluaran Adamson Toronto dengan sound level 121db ini akan memacu adrenalin 20 ribu penonton yang memadati Gelora Bung Karno pada 21 September mendatang. Sound system seberat 20.000 kg tersebut dikemas dalam container berukuran 4X40 feet," ucap Hanny Marpaung, Sekretaris Perusahaan Prima Java Kreasi atau Big Daddy yang juga promotor kedatangan Linkin Park, Senin (12/09).

Sementara itu tiket konser VVIP dan Festival telah sold out. Sementara kelas lain masih tersedia. "Tiket konser Linkin Park dijual dengan harga Rp 550.000 sampai dengan Rp 4 juta. Hingga Senin, 12 September 2011, tiket kelas VVIP dan Festival telah terjual habis, namun untuk kelas lainnya masih tersedia," tuturnya.

Tak main-main hingga tahun depan, promotor Big Daddy menjadwalkan akan mendatangkan musisi papan atas dunia lainnya, seperti Sade, Richard Marx, Elton John, Rod Stewart dan masih banyak lagi. Tak hanya konser musik, Big Daddy juga telah siap menggelar beberapa family shows, seperti Disney Live, Disney On Ice, Monster Jam dan Phantom of the Opera.

"Tingginya pertumbuhan bisnis pertunjukan ini membuat kami harus terus berupaya untuk melakukan ekspansi dan investasi di bidang infrastuktur yang memerlukan penambahan modal. Setelah kami kaji secara mendalam, sumber dana yang paling sesuai saat ini adalah melalui pasar modal," ujar Michael Rusli, Presiden Direktur Prima Java Kreasi.

"Untuk itu kami saat ini berencana untuk melakukan IPO yang kami harapkan dapat terlaksana di akhir tahun 2011 ini dengan target dana yang diperoleh sekitar Rp 300 miliar. Dana tersebut akan kami pergunakan untuk membiayai aktivitas konser, pendidikan dan investasi infrastruktur di awal tahun 2012," tandasnya kemudian. (kpl/adt/sjw)[kapanlagi.com]



0 komentar:

Poskan Komentar