Selingkuh Dengan Istri Teman ( Cerita S*X )



Sambil berdiri kami berciuman dan saling raba apa pun yang mau diraba, saling remas apapun yang mau diremas. Sampai beberapa saat kemudian, kudorong dan kurebahkan tubuh mulus telanjang Novianti ke atas ranjang.

"Oww.. Pak Roy! Enakkhh..", desah Novianti keras ketika bibirku menyusuri belahan memeknya sementara tanganku memegang dan meremas buah dadanya.
"Ohh.. Ohh..", jerit Novianti sambil menggelinjang ketika lidahku menjilati kelentit dan lubang memeknya bergantian.

Tubuh Novianti makin bergetar dan melengkung ketika sambil kujilat kelentitnya, kumasukkan jariku ke lubang memeknya. Terasa di jariku jepitan-jepitan pelan lubang memeknya ketika jariku kukeluarmasukkan perlahan.

"Oohh..", jerit Novianti makin keras serta dengan keras menjambak kepalaku dan mendesakkan ke memeknya.
"Aku mau keluarrhh, Royyhh..", jerit Novianti sambil menggerakan dan mendesakkan memknya ke mulutku.
"Oohh!! Nikmaatthh..!!", jerit Novianti ketika mendapatkan orgasme, lalu tubuhnya melemah. Aku bangkit lalu kutindih tubuhnya.
"Bagaimana rasanya, Bu?", tanyaku sambil mengecup bibirnya. Novianti tidak menjawab pertanyaanku, tapi membalas kecupanku dengan lumatan ganas walau mulutku masih basah oleh cairan memeknya sendiri.
"Gantian, Pak..", kata Novianti sambil tersenyum lalu bangkit.
"Mm.. Enak, Bu..", kataku ketika kontolku dikocoknya sambil sesekali Novianti menjilat kepala kontolku.
"Uhh..", desahku ketika terasa mulut dan lidah Novianti dengan hangat melumat dan menghisap kontolku.

Jilatan dan hisapan Novianti sangat terasa nikmat. Sangat lihay sepertinya Novianti dalam hal ini. Apalagi ketika lidah Novianti dengan tanpa ragu menjilat lubang anusku berkali-kali sembari tangannya tak henti mengocok kontol. Apalagi ketika ujung jarinya dimasukkan ke lubang anusku, lalu mulutnya tak henti menjilat dan menghisap kontolku.

"Novii.. Enakk bangett..", kataku sambil terpejam lalu memegang kepalanya. Kemudian kugerakkan kontolku keluar masuk mulutnya.
"Uhh.. Enak sekali, Nov..", kataku sambil meremas rambut Novianti.
"Sudah deh.. Naik sini!", pintaku. Novianti menurut.

Setelah menghentikan hisapannya, dia segera bangkit lalu segera naik ke atas tubuhku. Kemudian dengan satu tangan dipegang kontolku lalu diarahkannya ke lubang memeknya. Bless.. Tak lama memeknya sudah mulai digerakkan ketika kontolku sudah masuk.

"Sudah lama saya memimpikan bisa bersetubuh dengan Pak Roy..", kata Novianti sambil tetap menggerakan pinggulnya turun naik di atas kontolku.
"Memangnya kenapa, Bu.. Mhh..", kataku sambil meremas kedua buah dadanya yang bergoyang seiring gerakan tubuh Novianti yang bergerak turun naik dengan cepat.
"Mmhh.. Karena.. Mmhh.. Karena sejak pertama kita bertemu, saya sudah suka dengan Pak Roy. Saya tertarik pada Pak Roy.. Mmhh..", kata Novianti sambil mengecup bibirku. Aku tersenyum lalu membalas kecupannya sambil meremas pantatnya.
"Ohh, Pak Roy.. Enak sekali rasanya..", bisik Novianti sambil mempercepat gerakannya.
"Ohh.. Sayaanngg.. Ohh..", jerit Novianti sambil tubuhnya bergerak makin cepat seperti meronta. Sampai akhirnya, serr! Serr! Serr! Novianti mencapai orgasme.
"Ohh..", jerit Novianti sambil mendekap erat tubuhku sambil mendesakkan memeknya ke kontolku. Tubuhnya bergetar dan meronta merasakan nikmat yang amat sangat.
"Ohh.. Pak Royy.. Enak sekali..", bisik Novianti sambil mengecup bibirku. Aku tersenyum sambil membalas kecupannya.
"Mau posisi apa, sayang?", tanya Novianti sambil tetap berada di atas tubuhku.
"Posisi kesukaan Ibu Novi apa?", aku balik bertanya.
"Doggy style.. Mau?", tanya Novie sambil tersenyum lalu mengecup bibirku.
"Whatever you want..", jawabku.

Novianti bangkit lalu mulai nungging di pinggir ranjang. Tampak jelas memeknya merekah merangsang.. Segera kuarahkan kontolku ke lubang memeknya, lalu bless.. Bless.. Aku mulai memompa kontolku dalam-dalam di memeknya. Rasanya sangat nyaman dan nikmat.

"Ohh.. Enak banget memekmu..", kataku sambil meremas pantat Novianti.
"Mmhh.. Kapanpun Pak Roy mau, akan saya berikan.. Mmhh..", kata Novianti sambil menoleh ke arahku, sementara pantatnya digoyang dan diputar mengimbangi pompaan kontolku.
"Remasshh.. Remass buah dada saya, Pak Royy..", desah Novianti sambil meremas buah dadanya sendiri.

Aku pun segera menuruti kemauannya. Sambil memompa kontol, tanganku segera memegang, meremas buah dada dan memainkan puting susu Novianti bergantian.

"Ohh.. Ohh.. Nikmaatthh..", jerit lirih Novianti sambil memegang tanganku yang sedang meremas-remas buah dadanya.
"Ohh.. Enak sekali, sayang..", kataku sambil mempercepat gerakan kontolku karena sudah mulai terasa ada sesuatu yang ingin keluar seiring rasa nikmat yang aku rasakan.
"Keluarkan saja di dalam memekku, sayang..", kata Novianti sambil mempercepat goyangan pantatnya.

Kupercepat kontolku keluar masuk memeknya sambil meremas buah dadanya, lalu tak lama kemudian kudesakkan kontolku ndalam-dalam ke memeknya.. Croott! Croott! Croott! Air maniku menyembur sangat banyak di dalam memeknya seiring rasa nikmat dan nyaman kurasakan. Aku terus desakkan kontolku dalam-dalam ke memeknya sampai kurasakan air maniku habis keluar. Dan akhirnya aku merebahkan diri di samping tubuh molek Novianti.

"Pak Roy hebat.. Saya puas..", kata Novianti sambil meraba kontolku yang mulai lemas.
"Ibu juga hebat, memeknya sangat nikmat..", kataku balas memuji.
"Kapan pun Pak Roy mau, saya akan selalu penuhi keinginannya..", kata Novianti sambil tersenyum lalu mengecup bibirku.
"Kapan pun Ibu perlu saya, just make a call..", kataku sambil membalas kecupannya.
"Saya mau mandi dulu, Pak Roy.. Mau ikut?", tanya Novianti manja sambil bangkit dan turun dari ranjang.
"Mandi bareng wanita cantik siapa yang mau nolak?", kataku sambil bangkit pula.
"Ihh! Genit!", katanya sambil mencubit tanganku.
"Kalau sudah kena air dingin, bisa ada ronde kedua dong..", bisik Novianti sambil memeluk tubuh telanjangku.
"Siapa takut..", jawabku sambil mengecup bibir ranumnya.

Novianti, saya sayang kamu..

E N D
[gadisbugil.org]


0 komentar:

Poskan Komentar