Kasihan! Begitu Lahir, Usus Bayi Siti Terburai




Berbagai alat medis terpasang di tubuh mungil yang tergolek lemah di dalam incubator Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (IGD RSUDAM), Selasa (13/9/2011) siang. Nafasnyaterengah-engah, dengan bagian perutnya yang turun naik.

Sementara, dari bagian dalam perutnya, mencuat keluar gulungan usus dari lubang yang terbuka di perut. Sebuah kantung yang menyerupai plastik berwarna putih, sengaja dipasang membungkus usus tersebut.

Tujuannya untuk eminimalisasi infeksi berkelanjutan pada organ dalam tubuhnya. Asupan makannya tertolong cairan infus dengan ujung jarum yang tertanam di bagian kaki kanan. Sementara sebuah selang terpasang di hidung bayi yang masih merah itu.

Adapun pemasangan alat-alat medis sebagai upaya mempertahankan hidup bayi yang belum genap satu hari menghirup udara di dunia tersebut. Bayi laki-laki pasangan Siti Fatimah dan Nanang, warga Banjar Kerta Rahayu, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah ini harus berjuang antara hidup dan mati.

Bayi Siti Fatimah lahir pada usaia kandungan sembilan bulan dengan pertolongan dukun beranak di kampungnya, Senin (12/9/2011) pukul 22.30 WIB. Bayi itu sehat, hanya satu kekurangan di
perutnya. Usus bayi Siti Fatimah keluar, sehingga mereka mencari bantuan mantri setempat. Saran mantri, malam itu juga putra kedua Siti Fatimah dilarikan ke rumah sakit.

Sementara Siti masih menjalani perawatan pasca persalinan dikediamannya."Selama mengandung, ibunya sering muntah ketika perutnya diisi makanan. Dari ngidam hingga sembilan bulan," terang ibunya Siti, Hana di rumah sakit.

Menurutnya, Siti selalu datang imunisasi di posyandu, namun tidak pernah memeriksakan kandungannya ke bidan ataupun dokter. Kendati demikian, Hana tidak yakin dengan kondisi cucu keduanya tersebut. Karena kelahirkan anak pertama Siti normal dan sehat.[zonamaya.info]


0 komentar:

Poskan Komentar