Seluruh Penumpang Casa 212 Tewas


Reruntuhan Casa 212 di Bahorok (ANTARA/ PK-UAA/ SP)

Seluruh penumpang pesawat Casa 212 milik PT Nusantara Buana Air yang hilang Kamis 29 September 2011 di Bohorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akhirnya ditemukan. Penumpang yang berjumlah 18 orang termasuk 4 kru pesawat dipastikan meninggal dunia.

"Seluruh penumpang tewas," kata Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Muda Daryatmo kepada wartawan di Posko Pangkalan Udara Medan, Sumatera Utara, Sabtu 1 Oktober 2011.

Laporan itu didapat Daryatmo dari anggota tim SAR yang sudah tiba di lokasi kejadian. Tim SAR yang juga terdiri dari Pasukan Khas TNI Angkatan Udara sudah tiba di lokasi.

"Tim Paskhas yang berjumlah enam orang akan membuat helipad di sekitar lokasi," kata mantan Kepala Dinas TNI Angkatan Udara ini.

Berdasarkan pantauan dari udara, kondisi fisik pesawat utuh, meski hidung hancur dan sayap patah. Pesawat jatuh di sebuah tebing yang sangat curam, yang menyulitkan tim evakuasi menjangkaunya.

Pesawat produksi 1989 itu take off dari Bandara Polonia Medan, pukul 07.00, Kamis lalu. Seharusnya sejam kemudian, telah mendarat di Kutacane. Namun, pesawat dinyatakan hilang kontak pada pukul 07.41. (Laporan: Ala | Medan, umi)• [VIVAnews]


0 komentar:

Posting Komentar