[Renungan] Serbuk Kayu dan Arloji


Ada seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang
Harian Sobek 17 Jun, 2011


--
Source: http://www.hariansobek.com/2011/06/renungan-serbuk-kayu-dan-arloji.html
~

0 komentar:

Poskan Komentar